Book Review: Cracking Zone

Buku ini saya beli sekitar awal tahun ini dan baru sempet kebaca dan diberesin sekitar pertengahan tahun. Setelah membaca, bagi orang yang suka marketing dan analisis pasar sederhana pasti suka buku ini. Buku karangan Rhenald Kasali ini, dikemas dengan sangat menarik dan eksklusif, terlihat dari pengemasan bukunya dan halaman-halamannya yang khas buku Rhenald Kasali. Buku ini bisa dibilang dapat dibaca oleh banyak kalangan karena bahasa dan penyampaian yang digunakan di buku ini tidak terlalu menyentuh ke teknis bisnis tetapi lebih ke teori-teori sederhana yang cukup mudah dicerna.

Pada awal buku ini, Rhenald Kasali membahas tentang fenomena perubahan gaya hidup yang terjadi pada kurun waktu yang sangat-sangat cepat ini (sekitar 5-10 tahun belakangan) yang disebabkan oleh dua faktor utama yaitu perkembangan teknologi digital yang luar biasa pesat dan pedapatan rata-rata masyarakat Indonesia per keluarga yang menembus $3000 per tahun.

Teknologi digital (internet) juga memicu adanya fenomena yang disebut “freemium”, yaitu layanan-layanan yang gratis namun sebenarnya layanan tersebut sangat eksklusif dan premium. Contohnya adalah berbagai fasilitas teknologi website yang bisa kita manfaatkan sekarang seperti Facebook, Google, dll. Layanan itu free (gratis) namun kita bisa mendapatkan fasilitas yang premium dan kelas atas. Nah, layanan-layanan tersebut merevolusi seluruh industri yang ada. Revolusi itu disebabkan oleh adanya seorang “cracker” yang membuat “cracking zone” yang dapat merevolusi sebuah industri secara keseluruhan. Hal ini menuntut setiap industri untuk bertindak cepat dan selalu siap untuk mengahadapi perubahan jika tidak ingin ditelan jaman.

Di buku ini, Rhenald Kasali sangat dominan membahas soal bagaimana CEO XL Axiata, Hasnul Suhaimi membuat “cracking zone” pada industri telekomunikasi Indonesia. Dengan keberhasilannya membuat cracking tadi, wajah dari industri ini bisa berubah seluruhnya dan orang berlomba-lomba masuk ke zona cracking tersebut. XL berevolusi dari operator nomer 3 di Indonesia pada sekitar 5 tahun yang lalu menjadi operator nomer 2 dan di sini dibutuhkan seorang cracker untuk bisa melakukan revolusi seperti itu layaknya Hasnul Suhaimi. Ia salah satunya yang membuat operator telekomunikasi di Indonesia “perang harga” yang dulunya sangat mahal menjadi murah seperti sekarang yang akhirnya benar-benar merubah wajah dari industri ini.

Kurang lebih begitulah isi buku ini. Jika memang penasaran dan pengen lebih lanjut lagi mengetahui revolusi-revolusi apa saja yang dilakukan seorang cracker dalam hal ini Hasnul Suhaimi, ingin mengetahui bagaimana caranya ia melakukan itu dan bagaimana strateginya? Silakan beli buku ini. (NL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s