Etos Kerja Proyek Pemerintah

Pagi ini, di depan rumah saya terdapat proyek untuk menggali, melebarkan, dan membeton selokan untuk pencegahan banjir. Karena alur selokan itu ada yang sedikit memotong area rumah, akhirnya para pekerja proyek itu pun masuk ke area garasi untuk membongkar selokan di situ. Karena Sabtu dan memang harus dijaga, papa mengawasi mereka sekalian bantu-bantu jika ada yang mereka perlukan seperti memberi tahu lokasi, dan juga makanan minuman. Namun, Papa yang sudah cukup biasa berhubungan dengan pekerja bangunan dan juga cukup biasa di proyek terheran-heran dengan etos kerja para pekerja tersebut.

Di proyek ini, terdapat mandor dan pekerjanya. Mereka datang baru sekitar jam 10. Setelah datang, mereka masih duduk dan ngobrol dahulu dengan teman-temannya sambil ngopi sampai sekitar jam 10.30. Baru pada jam 10.30, mereka satu per satu mulai kerja. Dan dari sekitar 4 pekerja yang dikerahkan, praktis hanya seperti 1 pekerja saja dimana pada saat temannya 1 bekerja, 3 orang lainnya duduk dan ngobrol. Begitu seterusnya. Ketika jam 11.30, mereka mulai satu per satu hilang untuk mencari makanan dan baru sekitar jam 13.00 mereka muncul dan ketika muncul, mereka hanya mengecek-ngecek sebentar semen apakah sudah kering atau belum dan menutupi semen kalau-kalau hujan. Jam 14.00, sudah hilang semua entah kemana. Herannya, mandor yang berfungsi sebagai pengawas pun membiarkan hal-hal seperti itu terjadi.

Begitulah mungkin etos kerja proyek pemerintahan yang ada. Tidaklah heran jika proyek pemerintah selalu menghabiskan dana luar biasa mengejutkan tanpa hasil yang jelas. Ternyata budaya korupsi sudah sedemikian mengakarnya di Indonesia sampai strata paling bawah sekalipun tidak terhindarkan dari tarik ulur proyek seperti ini yang membuka ruang penyelewengan dana.

Mungkin ini memberikan pelajaran bagi saya agar sadar bahwa untuk merubah budaya korupsi di Indonesia itu tidak harus dengan mengubah pemerintah. Tetapi mungkin dengan mengubah diri sendiri dahulu dan menyebarkannya kepada lingkungan sekitar merupakan cara yang lebih elegan untuk membasmi budaya korupsi. Karena latennya budaya korupsi bukan hanya berada di atas, tetapi juga di sekeliling, di bawah, atau mungkin di dalam diri kita. (NL)

One thought on “Etos Kerja Proyek Pemerintah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s