Pengalaman Perjalanan ke Fasilkom dan Perpustakaan UI

Selasa 29 November, saya bersama beberapa teman-teman Dewan Eksekutif, External, dan inkubator IT HMIF melakukan studi banding dan kunjungan ke Fakultas Ilmu Komputer UI. Di Fasilkom UI terdapat dua badan otonom yang dikelola mahasiswa, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa Fasilkom UI (BEM) dan Riset dan Teknologi Fasilkom UI (Ristek). Nah kebetulan kami semua akan berkunjung ke Ristek-nya yang merupakan organisasi mahasiswa Fasilkom UI yang fokus ke arah pengembangan keprofesian bagi anggota.

Berangkat dari ITB menggunakan bis ITB jam 8:30, akhirnya kita sampai di UI jam 11.15. Setelah sampai, kami langsung menuju ke ruang aula di gedung C Fasilkom UI. Nah, di ruang inilah kami disambut oleh para pengurus Ristek dan saling berinteraksi.

Pertemuan itu berlangsung kurang lebih 2 jam sampai jam 13.00. Dalam pertemuan itu sebagian besar diisi oleh pemaparan dan penjelasan mengenai apa itu Ristek, bagaimana Ristek bekerja, dan apa program-program Ristek. Ya coba saya inget-inget dikit dan jelasin ya…

Jadi Ristek itu merupakan komunitas yang berbasis organisasi kemahasiswaan. Pada tahun 2011, organisasi ini dibagi menjadi 6 Special Interest Group (SIG) yaitu: mobile, jaringan, games, sistem informasi, programming, dan design. Di SIG ini, mahasiswa baru akan diberikan pelatihan-pelatihan sesuai kurikulum dan keinginannya. Organisasi yang sudah berdiri selama 21 tahun ini memiliki sekretariat tempat orang-orang dari komunitas ini untuk saling sharing dan beraktifitas.

Walaupun sudah tua, bukan berarti jalannya organisasi ini mulus-mulus aja loh. Malah mereka bercerita 2 tahun yang lalu organisasi ini hampir dikatakan vakum dan tidak ada kegiatan yang untungnya mulai tahun lalu dicoba untuk dikembangkan lagi. Namun menariknya, para pengurus Ristek ini terlihat enjoy dan memiliki spirit tersendiri dalam mengembangkan Ristek ini lebih jauh lagi. Contohnya adalah bagaimana SIG programming berusaha untuk membuka kesempatan anak-anak non-TOKI yang memiliki potensi, untuk dilatih lebih jauh lagi dan siap untuk mengikuti lomba-lomba programming di Indonesia maupun di dunia.

Setelah selesai, kami semua diajak berkeliling sedikit ke gedung Fasilkom dan melihat keberadaan Microsoft Innovation Center, sekretariat BEM Fasilkom UI, dan sekretariat Ristek tentunya. Ya mungkin ketiga tempat itu ga begitu berbeda jauh lah kondisi dan suasananya sama ruangan-ruangan sekretariat di ITB namun hanya sedikit lebih sepi. Ini mungkin karena budaya di sana tidak seperti di ITB dimana hampir seluruh mahasiswanya tergabung ke himpunan mahasiswa jurusan, di sana hanya orang-orang yang berminat saja yang gabung ke Ristek apalagi BEM contohnya.

Setelah berkeliling, kita ditemani oleh rekan-rekan Fasilkom UI angkatan 2011 untuk melihat ke perpustakaan pusat UI. Nah ini yang saya pengen banget masuk setelah dua kali ke daerah UI gagal masuk ke perpusnya. Untungnya juga (dan enaknya untuk mahasiswa Fasilkom), gedung perpustakaan ini sangat sangat dekat dengan gedung Fasilkom, sehingga dengan berjalan kaki tidak sampai 5 menit kami semua sudah sampai dan gedung ini, berhadapan juga dengan danau UI dan bersebrangaan (dipisahkan danau) dengan Gedung Rektorat UI yang terkenal.

Perpustakaan UI emang benar-benar tidak biasa, dari jauh bagunannya unik, sebagian besar dindingnya ditanami rumput sehingga hanya sedikit bagian bagunan yang terlihat seperti bangunan. Ketika mendekat dan masuk, pintu masuknya serasa bukan masuk ke dalam sebuah perpustakaan di universitas, tapi seperti mau masuk ke dalam mall atau hotel. Begitupula dengan lobinya yang tidak mengisyaratkan bahwa itu adalah sebuah perpustakaan.

Ketika naik ke lantai 2, baru kami menemukan aura perpustakaan di situ. Namun di sepanjang jalan, terdapat komputer iMac terbaru untuk fasilitas mahasiswa yang ingin mencari informasi seputar buku atau sekedar browsing singkat. Sepanjang jalan dan di setiap lantai.

Di setiap lantai juga banyak terdapat tempat-tempat belajar yang bisa dibilang sangat-sangat nyaman. Dengan kursi yang nyaman dan suasana yang enak, tidaklah heran bahwa sangat banyak mahasiswa yang menghabiskan waktu di sini. Namun, tidak perlu khawatir kehabisan tempat karena meja-meja tempat belajar atau sekedar browsing tersedia sangat banyak dan tetap nyaman.

Naik lagi ke lantai atas, ternyata gedung yang terlihat dari luar di atas itu adalah gedung-gedung terpisah yang untuk presentasi atau acara. Mungkin seperti auditorium. Namun karena keterbatasan waktu, kami akhirnya tidak sempat masuk ke gedung itu karena aksesnya juga yang cukup sulit.

Waktu turun kami mampir ke ruang belajar dan sempat duduk-duduk di dalamnya. Tidak lupa kami ke warnetnya yang berisi lebih dari 100 iMac yang boleh dipakai secara bebas. Lalu saya juga menemukan salah satu mesin besar seperti lemari, mesin peminjaman buku otomatis! Tinggal isi data di komputer touch screennya, masukin kartu perpusnya, tadaa! Buku langsung keluar…

Turun lagi ke sisi pintu keluar perpustakaan, kami menemukan berbagai toko di lantai 1, ada Strarbucks beli minuman, Times untuk beli buku, dan ada toko-toko kecil lainnya. Ga bakalan nyangka kalo ini perpustakaan di tempat ini.

Keluar, ternyata di sisi yang menghadap danau, tempat ini juga masih ga bakal bagusnya. Dengan tempat-tempat duduk dan suasana teduh yang menghadap gedung dengan arsitektur post-modern ngebuat suasananya keren banget! Berasa bukan di Indonesia. haha..

Ya segitu perjalanan ke UI, abis ke perpustakaan, kami semua balik lagi ke Fasilkom untuk makan dan naek bis lagi yang udah nunggu di sana. Pastinya perjalanan sehari ini banyak-banyak nambah pengalaman, pengetahuan dan pelajaran buat saya dan temen-temen waktu itu. (NL)

One thought on “Pengalaman Perjalanan ke Fasilkom dan Perpustakaan UI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s