Filosofi Earphone

apple earphoneSejak 2 sampai 6 tahun yang lalu, saya sering diasikkan dengan idealisme pribadi buat ngedengerin musik. Mulai dari cuma mau dengerin lagu original CD/iTunes sampe gonta ganti earphone. Petualangan dimulai dari earphone yang harganya puluhan ribu, naik lagi ratusan ribu, sampai yang jutaan. Ternyata… dengan membeli earphone mahal tersebut tetap tidak memenuhi ekspektasi dan membuat saya puas. Suaranya emang bagus banget sih, namun saya menyadari entah kenapa earphone tersebut tidak begitu nyaman dipakai di telinga untuk jangka waktu yang lama.¬†Setelah ‘petualangan’ itu, sampailah pada satu titik dimana saya merasa dan menyadari bahwa earphone yang paling nyaman saya gunakan justru earphone putih Apple standar yang dahulu didapatkan gratis dari iPod. Earphone yang dulu saya anggap jelek itulah yang akhirnya sampai sekarang justru paling sering digunakan.

Dari pengalaman tersebut, saya mendapatkan pelajaran besar bahwa ternyata di dalam kehidupan, sesuatu yang termahal, terkeren, terhebat, dan ter-lainnya belum tentu merupakan yang terbaik buat kita. Juga, yang terbaik buat kita, mungkin bukan yang terbaik buat orang lain. Sesuatu yang terbaik adalah yang dapat membuat kita merasa nyaman dan bersyukur memilikinya. (NL)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s